Minggu, 31 Oktober 2010

DIALOG OLAH KEPRIBADIAN SANGKAN PARANING DUMADI

DIALOG OLAH KEPRIBADIAN
Agung Pambudi 

Engkau masih menyalahkan aku,tidakkah kau tahu,aku telah menebus selama kita berpisah,aku menjadi jelata seperti dirimu lima abad,hidup apa adanya,namun justru dirimu kakang yg rindu kembali menjadi ISMAYA dengan ketampanan dan kebesaran tahtamu,bersandar kursy empuk di suralaya istana para dewa.aku rindu kakang sabdho...bukan dirimu yg sekarang menjadi ISMAYA...
hanya persoalan syahadat..kau meninggalkanku..ketahuilah kakang aku bersyahadat tanpa kata yg terucap bukan tulisan arab yg kubaca...aku membaca kitabku sendiri lima abad lamanya....kitab sangkan paranku kitab dumadiku..engkau masih meragukan kecintaanku pada bumi pertiwi kakang..
aku  mmasih seperti yg dulu kakang...syahadat dari eyang janmawalijaya syang hyang adhama (adam as) yang menjadi mahar eyang putri dewi kawahnya(hawa)yg diwariskan pada syang hyang syta(sis as)kepada sang hyang nur cahya,kepada sang hyang nurasa,kepada syang hyang wenang,syang hyang tunggal.hingga padamu kakang sabdho....
syahadat tanpa rupa ,aroma rasa , hawa dan warna....mengapa engkau masih mempersoalkan kulit ,isi,wadah ...bukan disana di suralaya tempatmu kakang ...keluarlah dari kraton itu...tidakkah kau lihat di belantara ini kita pernah bercanda...?
  engkau berjanji kan datang membawa ageman BUDI LUHUR...untuk kau sebarkan di selembar tanah jawa...tapi kenyataanya...kau tertidur kasur babut istana megah..mengajarkan pada siswa-siswamu di suralaya..dan kau masih menyalahkan aku...turunlah kakang..jangan menjadi ISMAYA...aku lebih suka kau setiap saat menitikkan air mata..kembali menjadi 
KAKANG SABDHO YG KUKENAL DAHULU....
KU TUNGGU DI TEMPAT KITA PERNAH BERPISAH DULU..JIKA KAU TAK DATANG..KAULAH YANG MENGINGKARI JANJIMU SENDIRI...SUNAN KALI MENJADI SAKSI..DAN SEGENAP SEMESTA RAYA...TIADA LAGI KATA YANG TERUCAP SETELAH INI..AKU PAMIT...DAN KU TUTUP BUKU INI.. SALAM KU RAHAYU SAGUNG DUMADI



semar malih rupa kembali menjadi syang hyang ismaya yang tampan tiada banding.

OLAH KEPRIBADIAN AGUNGPAMBUDI72
PAMOMONG AGUNG semar gareng petruk bagong.(para pono kawan)"Sammir 'ala Khairon fatruk ma bagho" ingkang artosipun " Cancut taliwondo ingdalem hanyuprih kasaenan mongko tinggal ka olonan".

silsilah semar.
Sebenarnya pohon silsilah itu ada 3 (tiga) golongan
1. sejarah silsilah manusia
2, sejarah silsilah jan yg sama sekali tidak di ketahui manusia
3. sejarah silsilah cmpuran (manusia dan banu jan) inipun tidak banyak di ketahui kecuali dari NABI SIS AS saja...

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
1. NABI ADAM AS (SANG HYANG JANMAWALIJAYA/SYANG HYANG ADHAMA) USIA 960 TH
a.pertama kali sareat solat subuh 2 rokaat di di turunkan kepada nabi adam as
b.MENIKAH DENGAN SITI HAWA ( SYANG DEWI JANMAWANUJAYA/SANG DEWI KAWAHNYA)
c.puncak solatul ilmi nabi adam..as.(memberikan ASMA kepada semua binatang ,tumbuhan ,dsb

2. NABI SIS AS (SYANG HYANG SYTA)
a. putra ke enam nabi adam as..
b.kelahirannya tidak melalui rahim siti hawa...(menurut sebuah riwayat..(hadist hudsi) nabi adam berdebat dengan siti hawa ...masalah rebutan anak...dan ALLAH swt bersabda..wahai kalian berdua..keluarkanlah benih kalian masing2...keduanya lalu menaruh benihnya (sperma dan sel telur ) terpisah di dalam cawan...hari demi hari benih (sperma)nabi adam as hidup ...dan di semaikan oleh kandungan alam ..semesta.(planit sempurna.yaiutu bumi yg subur) dan tumbuhlah benih itu menjadi seorang bayi..yg dinamakan sis (sang hyang sita).sedanan benih hawa.. membusuk tidak jadi orang bayi...benih itu..lalu di ambil pleh azazil...kemudian di beri daya hidup..dipuja..azail memohon kepada ALLAH SWT.agar benih hawa itu menjadi seorag anak...doa izajil di abulkan ALLAH SWT ..dan jadilah bayi perempuan ...yg menjadi putri dari izazil..dan putri itu d beri nama ,dewi dlajah...yg di kemudian hari menjadi istri nabi sis as..yg melahirkan..sayid anwar yg menurunka para dewa.. demikian penjelasan tersebut..waullahu alam bisawab.)
c.menerima 50 syahifah(musyaf)
d.ia berperang dengan QOBIL
E. USIA 900 TH NABI SIS WAFAT.
F. beristri DEWI MULAT DAN DEWI DLAJAH BINTI IZAJIL

3.SAYID ANWAR (SYANG HYANG NUR CAHYA) YG MELAHIRKAN PARA DEWA
a.menikah dengan DEWI NURINI BINTI PRABU NUR HADI BIN PRABU RAWANGIN BIN PRABU SYANG HYANG MALIJA BIN SYANG HYANG BABAR BUANA BIN IZAJIL

4. SYANG HYANG NURASA
a.menikah dengan DEWI SARWATI BINTI PRABU RAWANGIN BIN PRABU SYANG HYANG MALIJA BIN SYANG HYANG BABAR BUANA BIN IZAJIL
b.mempunyai tiga anak a. syang hyang wenang b.SYANG HYANG WENING / DARMAJAKA( MENDIRIKAN KERAJAAN DI SRI LANKA c. syang hyang taya

5.SYANG HYANG WENANG(SYANG HYANG WISESA) a. menikah dengan DEWI SAOTI BINTI PRABU HARI ( RAJA KELING INDIA) SH KALINGGA PATI

6.SANG HYANG TUNGGAL punya dua istri
a.istri pertama DEWI RAKTI BINTI SYANG HYANG SUYUD (RAJA JIN) ( berputra 3 orang yaitu 1. SYANG HYANG ANTAGA (TOGOG) 2. syang hyang ISMAYA (SEMAR) 3.SANG HYANG MANIK MAYA. (BETARA GURU)
b. istri kedua DEWI DARMANI BINTI SANG HYANG DARMAJAKA BIN SYANG HYANG NURASA ( punya 3 orang anak 1. SYANG HYANG DARMA DEWA 2. SYANG HYANG DARMASTUTI 3. SYANG HYANG
DEWANJALI.

7.syang hyang ISMAYA (SEMAR)janggan smarsanta ya sang hyang ismaya jati sang semar badranaya ,sabdho palon noyo genggong...PAMOMONG AGUNG DARAH KSATRIA,sekaligus sesepuh jawa dwipa...yang membawa AGEMAN AJI berupa BUDI..
 



2 komentar:

  1. sebagai qudsi pribadi yg kawedar

    BalasHapus
  2. materi lainnya boleh nggak dimuat dalam bahasa indonesia mas?.... saya nggak ngerti... seratus persen bugis

    BalasHapus